Warga Bidara Cina Berjuang Padamkan Api, 12 Kios Tetap Ludes Terbakar
Jangkauan Banten — Warga Bidara Cina Upaya warga untuk memadamkan api secara mandiri tak mampu menghentikan kobaran si jago merah yang melahap 12 kios di kawasan Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, pada Selasa malam (23/9). Meski telah berusaha keras menggunakan alat seadanya, api tetap menyebar cepat dan menyebabkan kerugian besar bagi para pemilik kios.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.15 WIB di sebuah deretan kios semi permanen yang menjual berbagai kebutuhan harian, seperti makanan, pakaian, hingga barang elektronik. Menurut saksi mata, api pertama kali muncul dari salah satu kios di bagian tengah, sebelum merembet ke kios lain yang berdempetan.
Awalnya kecil, tapi angin kencang dan bangunannya dari kayu semua. Kami langsung ambil ember, air, apa saja yang bisa dipakai, tapi api makin besar,” ujar Pak Darto, warga yang ikut membantu pemadaman.
Teriakan Warga dan Kepanikan
Suasana di lokasi sempat panik. Banyak warga berteriak meminta bantuan sambil mencoba menyelamatkan barang dagangan. Namun karena api menyebar sangat cepat dan sebagian besar bangunan terbuat dari bahan mudah terbakar, warga hanya bisa menyelamatkan sedikit barang.
Petugas pemadam kebakaran baru tiba sekitar 15 menit kemudian setelah laporan masuk ke Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur.
Baca Juga: Mahmoud Abbas Janji Reformasi Otoritas Palestina Usai Perancis Akui Palestina
9 Unit Damkar Dikerahkan
Kami terima laporan pukul 21.20, langsung kerahkan tim. Kendala utama adalah akses jalan sempit dan banyak warga berkumpul di lokasi,” jelas Gatot Suryanto, Kepala Seksi Operasional Gulkarmat Jaktim.
Dugaan Korsleting Listrik
Pihak kepolisian bersama petugas pemadam kini masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti.
Warga Bidara Cina Harapan Pedagang: Pemerintah Hadir
Kami sudah tidak punya apa-apa lagi. Mudah-mudahan ada perhatian dari pemerintah.
Penutup
Kebakaran di Bidara Cina menambah deretan kasus kebakaran kios di wilayah padat Jakarta Timur. Warga meminta adanya pemeriksaan instalasi listrik berkala dan sistem pencegahan kebakaran yang lebih memadai di area perdagangan padat penduduk.






