Bus Lepas Kendali Rombongan RSBS Jember Alami Rem Blong, 8 Orang Tewas di Lereng Bromo
Jangkauan Banten — Bus Lepas Kendali Tragedi menimpa rombongan karyawan Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember setelah bus pariwisata yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan di Lereng Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB saat bus Hino IND’S 88 bernomor polisi P‑7221‑UG, membawa sekitar 52 penumpang, dalam perjalanan pulang setelah wisata Tasyakuran kelulusan S1 di Bromo.
Akibat kecelakaan tersebut, 8 penumpang tewas, termasuk satu keluarga (suami‑istri dan anak), dan puluhan lainnya luka-luka. Saleh dan RSUD Tongas.
Pihak kepolisian Jawa Timur telah mengerahkan Tim Analisis Kecelakaan Lalu Lintas (Traffic Accident Analysis, TAA) dan melakukan olah TKP dengan alat seperti 3D scanner untuk menyelidiki penyebab pasti kecelakaan.
Detik‑Detik Sopir saat Bus RSBS Rem Blong di Jalur Bromo: “Saya Sudah Kira-Kira”
Sopir bus, Al Bahri (57 tahun), mengungkapkan bahwa ia merasakan ada masalah sejak di Desa Jatian, Desa Botoh, Kecamatan Lumbang. Rem sudah terasa “tidak enak” dan ia pun meminta kondektur bus untuk mengecek bagian belakang serta memperlambat laju bus.
Namun saat melewati tanjakan yang turun dan tikungan ke kiri di Jalan Raya Bromo, kondisi rem makin kritis—rem tidak mampu menahan beban, termasuk rem utama dan rem angin tidak bekerja baik. Bus akhirnya oleng ke kanan, menabrak pembatas jalan (guardrail), kemudian menghantam sepeda motor hingga pagar rumah
Al Bahri sempat membunyikan klakson dan menyalakan lampu untuk memperingatkan kendaraan di depan tetapi tak bisa menghentikan tragedi.
Baca Juga: Gibran Hadapi Gugatan Rp 125 Triliun, Tepatkah Didampingi Jaksa Pengacara Negara
Karyawan RSBS Jadi Korban Kecelakaan Maut di Probolinggo, Rumah Sakit Siaga
Jember / Probolinggo — Rumah Sakit Bina Sehat (RSBS) Jember tengah berduka setelah 8 pegawainya tewas dalam kecelakaan bus pariwisata di jalur Bromo. Direkturnya, Faida, mengonfirmasi bahwa para korban adalah karyawan dan sebagian juga keluarga mereka.
RSBS menyatakan akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga korban, termasuk pengurusan jenazah dan kebutuhan mendesak lainnya.
Rem Blong Diduga Sebagai Penyebab Utama, Polisi Tunjuk 10 Titik Analisis Kecelakaan Bus di Probolinggo
Probolinggo — Kepolisian Jawa Timur menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menyelidiki kecelakaan bus RSBS yang menewaskan 8 orang. TAA akan menelusuri 10 titik analisis, termasuk kecepatan bus, posisi relik rem, kondisi jalan, posisi tikungan, dan apakah ada jalan serupa pernah terjadi kecelakaan
Bus Lepas Kendali Kecelakaan Bus sebagai Panggilan untuk Reformasi Keselamatan Transportasi Wisata
Kecelakaan bus yang membawa pegawai RSBS Jember di jalur wisata Bromo mengingatkan bahwa wisata bukan saja soal keindahan alam, tetapi juga keselamatan perjalanan
Public outcry meminta:
Pemeriksaan rem dan sistem pengereman wajib untuk bus pariwisata, terutama untuk jalur menurun.
Standarisasi latihan sopir dalam menghadapi rem blong dan situasi darurat.
Penegakan hukum bagi pihak travel organizer atau operator yang lalai dalam pemeliharaan kendaraan.






