Dompet Dhuafa Latih 100 Tenaga Kesehatan RSCM untuk Dampingi Pasien Secara Rohani
Jangkauan Banten — Dompet Dhuafa Dalam upaya memperkuat pelayanan kesehatan berbasis empati dan spiritual, lembaga kemanusiaan Dompet Dhuafa menggelar pelatihan khusus bagi 100 tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta. Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para nakes dengan kemampuan memberikan pendampingan rohani kepada pasien yang tengah berjuang menghadapi penyakitnya.
Program bertajuk “Spiritual Care Training for Health Workers” ini dilaksanakan selama dua hari dan difokuskan pada pendekatan holistik dalam merawat pasien — tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari aspek psikologis dan spiritual.
Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Humanis
Direktur Layanan Kesehatan Dompet Dhuafa, drg. Rully Roesli, menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kontribusi Dompet Dhuafa dalam mendukung kualitas layanan kesehatan yang lebih humanis.
“Kami percaya bahwa proses penyembuhan tidak hanya bergantung pada obat dan tindakan medis, tapi juga pada kekuatan mental dan spiritual pasien. Tenaga kesehatan harus mampu menjadi pendengar yang baik, pembimbing, dan pemberi harapan di tengah kondisi sulit yang dihadapi pasien,” ujarnya dalam pembukaan pelatihan.
Dompet Dhuafa Materi Pendampingan dari Pakar Spiritual dan Psikologi
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari psikolog klinis, ahli spiritual care, hingga ustaz dan tokoh agama.
Komunikasi empatik dengan pasien terminal
Menjawab pertanyaan spiritual dari pasien
Pendampingan saat sakaratul maut
Etika spiritual care dalam lingkungan rumah sakit
Baca Juga: Brimob Polda Sumut dan Polres Belawan Bekuk Lima Pelaku Penjarahan, Bongkar Barak Narkoba di Melati
Dompet Dhuafa Antusiasme Nakes RSCM
“Selama ini kami fokus pada pengobatan dan perawatan fisik.
Kolaborasi Rumah Sakit dan Lembaga Sosial
Pihak RSCM menyambut baik kerja sama ini.
Harapan untuk Jangka Panjang
“Kami tidak menggantikan peran rohaniwan, tapi membantu tenaga kesehatan agar mampu hadir secara utuh sebagai penyembuh — dengan ilmu, empati, dan ketulusan,” tutup drg. Rully.
Pendekatan Holistik dalam Perawatan Pasien
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini mengusung pendekatan holistik, yaitu merawat pasien secara menyeluruh dari sisi jasmani dan rohani.
“Pasien yang sedang sakit berat kerap mengalami krisis batin. Kehadiran tenaga kesehatan yang bisa mendampingi secara spiritual sangat penting untuk memperkuat mental mereka dalam proses penyembuhan,” ujar drg. Rully Roesli, Direktur Layanan Kesehatan Dompet Dhuafa.
Materi dan Narasumber Profesional
Dalam pelatihan ini, Dompet Dhuafa menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, seperti psikolog, konselor spiritual, serta tokoh agama. Materi yang diberikan antara lain:
Etika bimbingan rohani di lingkungan rumah sakit
Teknik mendengarkan aktif dan respon empatik
Pendampingan spiritual di akhir hayat
Menjaga netralitas agama dalam pelayanan pasien multikultural
Pelatihan ini tidak bermaksud menggantikan tugas rohaniwan, tetapi memperlengkapi tenaga medis agar dapat memberikan dukungan spiritual dasar, sambil tetap menjaga batas profesionalisme.






